Kamis, 12 November 2009

Lebah Ajaib



“Dan Rabbmu mewahyukan kepada lebah: Buatlah sarang-sarang di bukit-bukit, di pohon-pohon kayu, dan di tempat-tempat yang dibikin manusia.” (QS. An-Nahl, 16:68)

Sejak jutaan tahun yang lalu lebah telah menghasilkan madu sepuluh kali lebih banyak dari yang mereka butuhkan. Satu-satunya alasan mengapa binatang yang melakukan segala perhitungan secara terinci ini memproduksi madu secara berlebihan adalah agar manusia dapat memperoleh manfaat dari madu yang mengandung “obat bagi manusia” tersebut. Allah menyatakan tugas lebah ini dalam Al-Qur'an: “Dari perut lebah itu keluar minuman (madu) yang bermacam-macam warnanya, didalamnya terdapat obat yang menyembuhkan bagi manusia. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda (kebesaran Rabb) bagi orang-orang yang memikirkan”. (QS. An-Nahl, 16:69) Diantara mantaat yang diambil dari hasil lebah madu diantaranya untuk makanan karena gizinya yang sangat tinggi, mengobati penyakit, kosmetik dan lain-lain.

 

Begitu banyak manfaat dari lebah, untuk itu perlu untuk dipelajari. Dalam laporan praktikum ini akan dibahas tentang lebah, koloni lebah, kotak lebah, pakan lebah dan hal-hal mengenai lebah madu, khususnya yang berjenis Apis mellifera.

Lebah madu adalah salah satu jenis serangga dari sekitar 20.000 spesies lebah. Saat ini ada sekitar tujuh spesies lebah madu yang dikenal dengan sekitar 44 subspesies. Semua spesies ini termasuk dalam genus Apis. Mereka memproduksi dan menyimpan madu yang dihasilkan dari nektar bunga. Selain itu mereka juga membuat sarang dari lilin, yang dihasilkan oleh para lebah pekerja di koloni lebah madu.(Annonymous, 2008)

 

Pada mulanya lebah hidup di hutan-hutan, di Indonesia lebah telah lama dikenal oleh masyarakat terutama oleh masyarakat di pedesaan hal ini dapat dibuktikan dengan nama lebah dalam bahasa daerah misalnya nyiruan (sunda), tawon (jawa), nyawan (bali) dan sebagainya. Lebah adalah salah satu potensi yang sangat besar di Indonesia karena Indonesia mempunyat hutan alam yang sangat luas, karena hutan (pepohonan) adalah tempat yang paling ideal untuk kehidupan, berkembang biak, dan berproduksinya lebah madu. Sejak dibukanya pelatihan perlebahan nasional pada tahun 1973 oleh pemerintah, maka budidaya perlebahan semakin berkembang.(Annonymous,2007)

 

Lebah madu membuat tempat penyimpanan madu dengan bentuk heksagonal. Sebuah bentuk penyimpanan yang paling efektif dibandingkan dengan bentuk geometris lain. Lebah menggunakan bentuk yang memungkinkan mereka menyimpan madu dalam jumlah maksimal dengan menggunakan material yang paling sedikit. Para ahli matematika merasa kagum ketika mengetahui perhitungan lebah yang sangat cermat. Aspek lain yang mengagumkan adalah cara komunikasi antar lebah yang sulit untuk dipercaya. Setelah menemukan sumber makanan, lebah pemadu yang bertugas mencari bunga untuk pembuatan madu terbang lurus ke sarangnya. Ia memberitahukan kepada lebah-lebah yang lain arah sudut dan jarak sumber makanan dari sarang dengan sebuah tarian khusus. Setelah memperhatikan dengan seksama isyarat gerak dalam tarian tersebut, akhirnya lebah-lebah yang lainnya mengetahui posisi sumber makanan tersebut dan mampu menemukannya tanpa kesulitan.(Harun Yahya,2008)

 

Makanan lebah adalah nektar dan tepung sari. Nektar atau sari bunga adalah cairan manis kaya dengan gula yang diproduksi bunga dari tumbuh-tumbuhan sewaktu mekar untuk menarik kedatangan hewan penyerbuk seperti serangga. Nektar dihasilkan kelenjar nektar yang biasanya terletak di dasar perhiasan bunga (perianthium), sehingga hewan penyerbuk mau tidak mau bersinggungan dengan kepala sari (anthera) dan pistil sewaktu mengambil nektar. Nektar merupakan sumber makanan bagi lebah. Dalam budidaya pertanian, nektar sangat penting untuk menarik perhatian serangga penyerbuk. Harum bunga dan warna daun mahkota merupakan isyarat bagi serangga akan tersedianya nektar. Daun mahkota yang terlihat berwarna tunggal menurut penglihatan mata manusia, sebenarnya mempunyai garis-garis yang berpusat ke bagian dasar bunga jika dipotret dengan film sensitif terhadap sinar ultraviolet. Garis-garis yang berpusat ke bagian dasar bunga dapat dilihat serangga dan merupakan isyarat lokasi nektar. Berbagai jenis tumbuhan juga memproduksi nektar yang menarik hewan penyerbuk lain seperti kelelawar dan burung. Sebaliknya, bunga dari tumbuhan yang tidak memerlukan hewan penyerbuk (polinasi abiotik) tidak menghasilkan nektar. (Annonymous,2008)

 

Nektar terdiri dari dua jenis, nektar floral dan nektar ekstra floral. Nektar floral dihasilkan kelenjar nektar, sedangkan nektar ekstra floral dihasilkan bagian tanaman selain bunga. Nektar ekstra floral dimaksudkan untuk menarik perhatian serangga seperti semut yang menghisap nektar sekaligus memangsa serangga perusak tanaman.(Annonymous,2008)

 

Secara umum lebah ada yang sudah dibudidayakan ada juga yang belum dapat dibudidayakan, karena lebah terdiri dan beberapa spesies, di antaranya:

1.      Lebah Apis koschevn ikovi lebah ini merupakan spesies yang baru di kenal oleh beberapa ilmuwan, dan terdapat di pulau Kalimantan dan Sumatra bagian Barat. Ciri yang paling menonjol dari lebah ini terdapat warna metal di sebagian besar tubuh dengan ukuran tubuh sedikit lebih besar dari Apis cerana.

2.      Lebah Apis mellifera Lebah madu ini merupakan jenis lebah yang utama dibudidayakan hampir di semua Negara-negara di dunia, termasuk di Indonesia. Jenis lebah ini di sebut juga dengan lebah hitam atau lebah coklat Eropa, Apis mellifera ligusta, lebah kuning Italia, Apis mellifera carnica, dan Iebah kelabu carniola.

3.      Lebah Apis cerana adalah lebah madu asli Asia yang menyebar mulai dari Afganistan, Cina sampai Jepang. Lebah ini telah berabad abad dipelihara diberbagai wilayah di Asia, termasuk di Indonesia.

4.      Lebah Apis dorsata adalah lebah yang hanya berkembang di kawasan sub tropis dan tropis Asia seperti Indonesia, Philipina dan pulau-pulau lainnya dan tidak terdapat di luar Asia.

5.      Lebah Apis andreniformis adalah lebah madu asli Indonesia yang membangun sarangnya secara tunggal selembar yang digantungkan di tempat-tempat terbuka pada cabang-cabang pohon dan bukit-bukit batu yang terjal.

6.      Lebah Apis florea adalah lebah yang memiliki ukuran tubuh yang paling kecil di antara spesies-spesies lebah madu lainnya. Di beberapa tempat lebah ini dapat hidup bersama lebah local Apis cerana dan Apis dorsata ataupun dengan lebah impor Apis mellifera

7.      Lebah Apis laboriosa lebah ini hanya terdapat di pegunungan himalaya pada ketinggian tempat lebih dari 1.200 meter di alas permukaan laut lnformasinya masih sangat terbatas.

 

Lebah madu adalah insekta sosial yang hidup dalam suatu keluarga besar, yang disebut koloni. Setiap sarang dihuni oleh satu koloni. Koloni lebah mempunyai sifat poli-morfisme di mana setiap anggota koloni mempunyai keunikan anatomis, fisiologi dan fungsi biologis yang berbeda satu golongan dari yang lainnya. Dalam satu koloni lebah madu terdapat hanya satu ekor ratu (quin ), beberapa puluh sampai ratusan lebah jantan (drones), belasan ribu lebah pekerja (worker-bees) ditambah anggota lainnya seperti telur, larva, dan pupa.

Di Jawa Barat lebah madu dikembangkan hampir di seluruh kabupaten di antaranya di Subang, Bekasi, Tasikmalaya, Banjar, Ciamis, Garut, Bandung, Cianjur, Sukabumi dan dibeberapa kabupaten lainnya.

Keuntungan yang dapat diambil dan budidaya lebah madu di antaranya :

1.      Madu yaitu cairan kental yang dihasilkan oleh lebah madu

2.      Pollen atau tepung sari yaitu hasil alam dari anther bunga yang merupakan sel-sel kelamin jantan dalam bentuk butiran atau serbuk halus.

3.      Royal Jelly yaitu jenis makanan yang mengandung nutrisi untuk keseimbangan sistem serta meningkatkan metabolisme.

Di antara manfaat yang diambil dari hasil lebah madu di antaranya untuk makanan karena gizinya yang sangat tinggi, mengobati penyakit, kosmetik dan lain-lain.(Annonymous,2007)

 

Salah satu hasil dari budi daya lebah madu adalah madu. Madu adalah cairan yang lengket dan manis yang dihasilkan oleh lebah dan serangga lainnya dari nektar bunga. Madu lebih manis dari gula meja dan memiliki ciri-ciri kimia yang menarik untuk pemanggangan. Madu memiliki rasa yang berbeda yang membuat orang lebih menyukainya daripada gula dan pemanis lainnya. (Annonymous,2008)